Simulasi Jaringan (part1)

Sebagai peminat jaringan komputer dan ingin uji coba jaringan, Anda mungkin akan terbentur dengan masalah biaya pengadaan alat-alat jaringan. Kini kita dapat melakukannya dengan usaha yang lebih minimal. Kita juga dapat mempelajari prinsip-prinsip jaringan. Anda hanya tinggal menginstal sebuah software simulasi jaringan. Dan selanjutnya terserah Anda mau apakan.

Salah satu software simulasi jaringan yang ada adalah Cisco Packet Tracer, sebuah software yang diciptakan oleh Cisco Systems. Memang bukan termasuk software opensource, hanya saja kita dapat mendownload secara gratis. Anda dapat menginstalnya baik di sistem operasi Windows maupun Linux.Silahkan pilih link download disini. Saya yakin Anda dapat menginstalnya dengan mudah di Windows, namun bila Anda menggunakan Linux, Anda dapat mengakalinya dengan menggunakan Wine. Silahkan mampir disini. Setelah instalasi selesai, mari langsung kita “hajar” software tersebut 😀

Kita buat jaringan komputer sederhana terlebih dahulu untuk pemanasan. Karena itu kita perlu minimal 2 komunikan, suatu device yang nantinya akan saling berkomunikasi. Kita pilih saja komputer PC dan laptop untuk percobaan. Klik pilihan “End Devices” pada pojok kiri bawah. Akan muncul banyak pilihan device di form kanannya. Mulai dari generic berupa PC, laptop, TV sampai wireless tablet. Pilih Generic bergambar PC dan juga yang bergambar laptop.


Selanjutnya dua hal yang perlu dilakukan sebelum kedua alat ini dapat berkomunikasi, pengkabelan dan konfigurasi IP. Terserah Anda, mana yang akan didahulukan.

Kita konfigurasi dulu IP nya. Klik salah satu komputer, maka akan muncul jendela baru. Klik pada tab Config, lalu masuk pada Interface FastEthernet. Isi dengan IP 192.168.7.1 dan tekan tombol Tab untuk auto completions. Lakukan hal yang sama pada komputer lainnya, hanya saja dengan IP yang berbeda, katakanlah 192.168.7.7. Apa harus dengan IP tersebut? Tentu saja tidak, ini hanya untuk menghindari invalid IP dan lagipula ini sekedar pemanasan. 😀

Next, sambung kabel cross di kedua komputer. Pilih icon gambar petir mirip logo PLN. Klik icon Copper Cross-Over. Lalu arahkan pada salah satu komputer, klik, dan pilih FastEthernet. Lakukan hal yang sama pada komputer satunya.


Oke, komputer telah terhubung dengan baik apabila indikator lampu hijau telah menyala. Kita tinggal memeriksa apakah uji coba ping berhasil pada jaringan kecil ini. Kita ingat bahwa komputer PC kita beri IP 192.168.7.1 dan laptop saya beri IP 192.168.7.7. Klik komputer yang ber-IP 192.168.7.1. Muncul sebuah jendela, klik pada Tab Desktop, Klik icon Command Prompt untuk membuka Host Command Line. Ketikkan “ping 192.168.7.7” (tanpa tanda petik).

bila muncul hasil yang kurang lebih seperti ini:

Pinging 192.168.7.7 with 32 bytes of data:

Reply from 192.168.7.7: bytes=32 time=18ms TTL=128
Reply from 192.168.7.7: bytes=32 time=1ms TTL=128
Reply from 192.168.7.7: bytes=32 time=2ms TTL=128
Reply from 192.168.7.7: bytes=32 time=1ms TTL=128
Ping statistics for 192.168.7.7:
Packets: Sent = 4, Received = 4, Lost = 0 (0% loss),
Approximate round trip times in milli-seconds:
Minimum = 1ms, Maximum = 18ms, Average = 5ms

maka ping berhasil, dan kita telah berhasil membangun simulasi jaringan komputer sederhana!

Apabila memilih laptop untuk menguji, maka masuk ke Host Command Line yang ada di laptop, lalu Ketikkan “ping 192.168.7.1” (tanpa tanda petik). Selamat untuk kita semua. Ngomong-ngomong, sudah lumayan panas kan, mari kita buat simulasi jaringan laboratorium komputer 🙂

Leave a Reply